Kamis, Agustus 14, 2008

Qu'une Aimie

patiennement je t'attendais..
mais tu ne comprends rien...
je t'aime dedans...
de temps en temps...

Sabtu, Agustus 09, 2008

Rindu....

Aku merindukan seseorang sekarang......
Rindu sekali....Huh..

09-08-08

Kalau orang akan menancapkan ingatannya pada satu tanggal cantik tahun ini (080808), aku justru akan mengingat hari ini, sehari setelahnya, 090808, menjadi hari yang berbeda. Bagaimana tidak, di hari ini, aku berkesempatan untuk terlibat di tiga kejadian yang menjadi inti dari lingkaran kehidupan manusia. Kelahiran, pernikahan dan kematian. Aku menyaksikan tiga kejadian tersebut di hari yang sama. Sampai aku berfikir, aku layak bersyukur, atau malah berhak untuk termangu saja??

Rentetan kejadian berawal dari pukul 11 pagi tadi, aku pergi memenuhi undangan salah satu kerabat di pesta resepsi pernikahan putrinya. Karena lokasinya dekat dari rumah, aku pun melangkahkan kaki (di atas motor tepatnya) ke acara tersebut. Setelah berjabat tangan mengucapkan selamat, makan siang, berbasa-basi menyapa beberapa orang, aku kembali ke rumah.

Siapa sangka, baru saja tiba di ujung gang rumahku, aku sudah terheran-heran dengan sekumpulan orang mengerubungi rumah di depan rumahku. Aku pikir, "mungkin kemalingan?". Tapi setelah bertanya pada orang2 yang berkerumun, aku baru tahu, kalau bapak pemilik rumah itu baru saja meninggal dunia dengan mendadak. Ceritanya, beliau (almarhum) baru saja berolahraga (bulutangkis), masih dalam spirit menyambut 17 agustus. Eh, ternyata sampai rumah mendadak terjatuh dan langsung meninggal. Pada saat itu, jenazahnya masih di rumah sakit. Tapi karena saat itu juga aku harus berangkat memenuhi janjiku dengan seorang teman, aku tak sempat banyak bertanya. Tapi aku bisa merasakan suasana duka mencekam ditambah raungan tangis putra-putri almarhum.

Sudah dua kan..? Nah, sore harinya, aku menjenguk sahabatku,di Tangerang. Dia baru saja melahirkan anak pertamanya yang lucu dan sehat. Berbanding terbalik dengan pemandangan penuh duka sebelumnya, di kamar sempit di rumah sakit itu aku merasakan luapan kebahagiaan dari orang-orang yang menyambut kedatangan baby Bryan ke dunia ini. Satu nama lagi terukir di buku kehidupan. Banyak doa terucap seraya memandang ke mata baby Bryan yang belum lagi melek dengan sempurna..Aku rela membayar berapa saja untuk bisa merasakan bahagia yang sama..Kelak..

Tiga kejadian dalam lingkaran kehidupan dalam satu hari ini mengajarkanku banyak hal..Untuk seallu bersyukur untuk apapun yang kita miliki dan kita jalani. Bagaimanapun juga, seperti kata orang, "lahir, jodoh, maut di tangan Tuhan..." Jadi, yang bisa kulakukan hanya menyerahkan hidupku kepada yang Empunya kehidupan...biar Dia pakai jadi berkat untuk banyak orang...SEMOGA....

Senin, Agustus 04, 2008

Ex-Boss

Tadi malam..seperti biasanya..aku bermimpi di kala tidurku..Aku tidak bisa mengingat dengan persis, tapi aku memiliki kebiasaan mimpi yang parah..aku bisa bermimpi dengan kondisi tidur apapun. Tak perduli sesingkat dan segaduh apa suasana di sekitarku, tapi ketika aku tertidur, aku pasti bermimpi...Istilahnya, tertidur 5 menit pun aku bisa bermimpi dan ketika tersadar, aku mampu mengingat dengan detai isi mimpiku itu...


Singkat cerita..tadi malam aku bermimpi aneh, dan tidak menjadi cita-citaku untuk bisa dianugerahi mimpi seperti itu..weleh..Jadi, inilah isi mimpi yang aneh itu...


Ceritanya, aku sedang bertandang, liputan ke kantor lamaku di Tendean Kav 12-14a yang tersohor itu..(hueks)..Aku berdiri di depan pembatas ruangan yang terbuat dari kaca, sampai beberapa saat kemudian temanku menghampiri, kami lantas berbincang. Dan sambil berbincang, temanku ini mengetuk2kan ujung sepatunya ke dinding kaca itu. Beberapa saat kemudian sosok mantan bosku pun muncull!! Itu yang buat aneh..kenapa dia ada di mimpiku??!?!? Di mimpi itu, aku dan temanku habis terkena semprotan kemarahan dia..!! Kamipun dipaksa untuk melakukan ritual yang dulu berlaku dengan bebas di kantor lamaku, PUSH UP!!!!Tak puas dengan itu, dia kembali membentak2 kami berdua yang tidak mengerti apa yang terjadi....Namanya juga mimpi, waktu itu, dengan keberanian penuh aku melawan dan melontarkan kata2 pedas..Sayang, itu cuma terjadi di mimpi..hauhauhahau...


Gila....sampai aku terbangun, rasanya masih ngos-ngos-an...Aku sampai berfikir, "Sebegitu parahnya kah intimidasi yang dulu pernah dilakukannya hingga ke mimpi pun bisa terbawa??"

Hebatnyaaa dia....Sesi-sesi cuci otak itu benar2 berhasil hingga merasuk sukma alam bawah sadarku....DAMN!!! He is trully great in washing brains....Good for you, W**HN*T*MA....:)
Dan inilah dia..wajah pria (hebat) yang mampir di mimpiku tadi malaaaaaaaaaammm!!!

Selasa, Juli 29, 2008

The Hardest Day

The Hardest Day
One more day, one last look
Before I leave it all behind
And play the role that's meant for us
That said we'd say goodbye
If I promise to believe will you believe
That there's nowhere that we'd rather be
Nowhere describes where we are
I've no choice, I love you leave, Love you wave goodbye
And all I ever wanted was to stay
And nothing in this world's gonna change
Never wanna wake up from this night
Never wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single thing you do
When loving you is my finest hour
Leaving you, The hardest day of my life
But I never will regret a single day
What I'm feeling for you
I will always love you leave, Love you wave goodbye
and all I ever wanted was to stay
Nothing in this world's gonna change...
I never knew I'd ever feel this wayI feel for you...

Mata Kiri ku...


Sudah seminggu, mata kiriku berkedut-kedut....Setiap beberapa jam selalu terulang...

Kata temen SMA : "mau ketemu orang jauh.."

Kata temen kantor : "mau liat seseorang yang udah lama gak ketemu.."

Kata tetangga : "mau dapat rezeki..."

Kata teman kantor lama : "cieee..mo ketemuan niiihhh..?"


Apa ajalah dari keempat pernyataan itu..Yang mana aja aku mau..Semoga salah satu beneran terwujud..:p

PERSEVERANCE


Perseverance

–noun
1. steady persistence in a course of action, a purpose, a state, etc., esp. in spite of difficulties, obstacles, or discouragement.
2. Theology. continuance in a state of grace to the end, leading to eternal salvation.

-------------------------------------------



Belum lama aku mengenal dan mengakrabi kata ini. PERSEVERANCE. Beberapa kali aku mendengar nya di gereja, dan di beberapa lyric lagu. Setelah mendengar dan mengetahui artinya, aku jatuh cinta pada kata ini. Aku tidak tahu arti persisnya dalam bahasa Indonesia, tapi kalau coba kuartikan dengan satu kata, artinya KETEKUNAN.


Aku selalu gagal untuk urusan ketekunan. Emosi yang membuncah kadang membuat ku terlalu tergesa-gesa untuk segala hal. Istilah Jawa nya paling tepat menggambarkan.: 'grasa-grusu'. Aku tak pernah dikenal sebagai orang yang tekun. Aku selalu tak sabaran. Sulit untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini. Kuakui itu, meski tiap hari di pertambahan umurku aku selalu berusaha untuk tekun...


Aku mau menjadi orang yang tekun...aku meminta itu dalam setiap doaku..Untuk semua yang kulakukan, untuk semua yang kuinginkan, aku mau menjadi tekun. Terutama dalam kesusahan dan masa sulit. Aku percaya, dalam ketekunan, ada jawaban...Dan aku berusaha untuk bisa berharap dan menanti dalam ketekunanku...


Membaca definisi Perseverance secara theology di atas, ketekunan berbuah kepada eternal salvation. Keselamatan yang abadi..I want that...Karena itu aku berdoa, dalam ketekunanku, menanti jawaban Tuhan, atas semua harap dan doaku...Aku tahu di ujung jalanku ada bahagia...


Dan untuk 'kamu'...semoga kau ada di ujung jalan itu, menantiku............Tunggu aku...